Category: Pendidikan

Wakil Kepala BPIP Sebut Perguruan Tinggi Harus Menjadi Kampus Pancasila

No Comments
Wakil Kepala BPIP Sebut Perguruan Tinggi Harus Menjadi Kampus Pancasila

Badan pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui Wakil Kepala BPIP Dr,Drs, Karjono, S.H., M.Hum menyerukan Implementasi undang undang nomor 11 Tahun 2019 tentang sistem Nasional Ilmu pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) yang saat ini menjadi haluan Ideologi Pancasila. Ini dilakukan untuk dapat dengan segera dilakukan pembumian Pancasila serta melakukan pengalaman dalam sector pembangunan berbasis riset dan teknologi.

“Yang ingin daya tegaskan bahwa perlunya lingkungan Pergurutan Tinggi yang menjadi wadah sebagai memperkuat dan mempertahankan ideologi dasar negara melalui riset dan teknologi.” jelasnya saat memberikan sambutan dalam seminar “Sosialisasi Pancasila dan Dialog Kebangsaan Implementasi UU Sisnas Iptek: Penguatan Tinggi Nasional Menuju Indonesia Emas”, Selasa,(26/7)

Karjono menyampaikan, saat ini didalam UU Sisnan Iptek terdapat hubungan yang membentuk keterikatan yang secara terencana dan terukur unsur kelembahaan dan sumber daya. Hal ini sejalan dengan mandate Pasal 5 huruf a Bahwa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berperan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala aspek kehidupan bermasyarakay yang ber falsafah ideologi pancasila.

Selain itu, Karnojo menyebutkan, dalam membangun Menuju Indonesia Emas Bangsa Indonesia tidak boleh melupakan pidato Bung Karno tahun 1966 yang pernah berujar mengenai Jas Merah.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Brawijaya menjelaskan, saat ini Universitas Brawijaya telah menjadi tauladan dan terdepan dalam mensosialisasikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Unbraw telah memiliki 4 pilar Brawijaya yakni Kesatuan Indonesia, Globalisasi, Kesetaran dan Kesetiakawanan Sosial Serta Toleransi.

Wakil Kepala BPIP Sebut Perguruan Tinggi Harus Menjadi Kampus Pancasila

Categories: Pendidikan

Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

No Comments
Kemenag-LPDP Siapkan 10.00 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

Kementrian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan menyiapkan dana penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Tahun 2022.

Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana Sapdi Menyampaikan bahwa program ini bagian dari upaya Kemenag meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru binaan Kemenag.

Skema ini merupakan salah satu dari 10 program beasiswa, baik degree programs maupun non-degree programs, yang ditawarkan oleh kemenag-LPDP.

Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

“Kemenag-LPDP akan memberikan kuota PPG bagi 10.000 guru binaan Kementrian Agama yang tersebar di Ditjen Pendidikan Islam, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, dan Ditjen Bimas Budha,” tegas pria yang akrab disapa Rohmat, Jumat (22/3/2022)

“Oleh karena itu kesempatan ini mohon agar dimanfaatkan semaksimal mungkin,” sambungnya.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain Menambahkan, skema pembiayaan PPG dalam Jabatan yang ditawarkan oleh Kemenag-LPDP merupakan upaya untuk mempersiapkan sumber daya manusia unggul melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama guru madrasah dan guru binaan kemenag.

“Anggaran yang didanai oleh :PDP ini harapanya dapat mempercepat skema penyelesaian sertifikasi guru binaan kementrian Agama. Di Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam sendiri saat ini masih ada sekitar 420.000 guru yang belum disertifikasi,” kata zain

Kemenag-LPDP Siapkan 10.00 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

Zain menambahkan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan seleksi akademik/pre test bagi guru madrasah yang hendak mengikuti PPG dalam Jabatan.

Sekretaris Panitia Nasional PPG Kemenag, Mustofa Fahmi menambahkan bahwa timeline pelaksanaan PPG dalam Jabatan Angkatan ke-3 dengan skema pembiayaan yang bersumber dari dana LPDP telah disodialisasikan awal kepada Tim Panitia Nasional PPG Kemenag dan LPTK PTKIN penyelenggara PPG Dalam Jabatan.

Fahmi juga optimis bahwa skema Pembiayaan PPG yang bersumber dari LPDP dapat mengakselerasi penyelesaian sertifikasi guru.

7 Tips persiapan yang harus dilakukan sebelum Ujian Akhir

No Comments
7 Tips persiapan yang harus dilakukan sebelum Ujian Akhir

Kita selalu was-was ketika mendengar kata Ujian di karenakan kurangnya persiapan yang matang.

Maka dari itu kamu memerlukan persiapan untuk menghadapi Ujian dan dapat mengerjakan ujian nantinya dengan baik.

Tidak sedikit yang merasa cemas ketika sudah memasuki masa ujian terutama menjelang Ujian Akhir.

Untuk itu saya menulis beberapa tips untuk kamu buat menghadapi Ujian.

1. Buat Rencana Belajar

Buatlah Rencana belajar yang sesuai dan tidak terlalu berlebihan. ada baiknya kalian tidak terlalu memaksakan pada saat belajar karena kapasitas otak manusia punya batasnya masing-masing

2. Jaga Pola Tidur

Selalu jaga pola tidur dan jangan coba-coba untuk begadang pada saat Ujian. Manusia pada umumnya memerlukan waktu tidur standar yaitu sekita 7-8 Jam

3. Konsumsi makanan sehat

Jaga pola makan agar tidak ada kendala pada saat ujian berlangsung. Megonsumsi pola makan termasuk persiapan penting untuk mengahadapi Ujian.

4 Perbanyak Soal Latihan

Selalu usahakan perbanyak soal latihan untuk mata pelajaran yang akan di ujikan besoknya.

5. Jangan Ragu Bertanya Pada Guru

Sebelum ujian dimulai kita harus selalu bertanya pada guru tentang pelajaran yang belum kita pahami dengan jelas.

6. Buat Grup Belajar Bersama Teman

Belajar bersama teman merupakan persiapan terbaik untuk menghadapi ujian. Kita bisa bertanya ke teman yang lebih paham dengan materi yang tidak terlalu kita pahami.

7. Minta Restu Orang Tua

7 Tips persiapan yang harus dilakukan sebelum Ujian Akhir

Selalu minta restu kepada kedua orang tua agar kita selalu di doakan kelancaran dalam menjalankan ujian.

itulah beberapa tips dari saya. Semoga bermanfaat!!

5 Persiapan yang harus kamu lakukan sebelum mendaftar kuliah diluar negeri

No Comments
5 Persiapan yang harus kamu lakukan sebelum mendaftar kuliah diluar negeri

Bagi sebagian orang, Berkuliah di luar negeri adalah sebuah impian. Banyak dari mereka yang belajar sungguh-sungguh untuk menggapai cita-cita ini.

Sebelum kamu mendaftar kuliah di luar negeri, ada baiknya kamu melakukan persiapan untuk kuliah diluar negeri seperti dibawah ini.

1. Ketahui Skill Bahasa Inggris mu

Point paling penting sebelum kamu memulai kuliah di luar negeri adalah ketahui skill bahasa Inggris mu. Karena bahasa Inggris adalah bahasa yang banyak dipakai oleh berbagai negara.

2. Pelajari Universitas yang ingin dituju

Untuk lebih mematangkan persiapan studi, cari informasi sedalam-dalamnya mengenai universitas yang dituju. Mulai dari jurusan yang dipilih, para dosen, bahkan para alumni universitas tersebut. Jangan lupa untuk memahami jadwal studi (sylabus) jurusan yang diminati agar tahu mata kuliah apa saja yang akan dipelajari nantinya.

5 Persiapan yang harus kamu lakukan sebelum mendaftar kuliah diluar negeri

3. Perhitungkan biaya yang akan dikeluarkan

Kamu harus mempersiapkan rencana keuangan secara matang, Nggak cuma kuliah yang perlu kamu perhitungkan.

Ada biaya lainya seperti, biaya hidup, biaya kos, biaya asuransi kesehatan, dan lain-lain. Maka dari itu pastikan dana pendidikan kamu cukup.

4. Adaptasi kemungkinan adanya shock culture

Perbedaan kebudayaan sering menjadi kendala. Kebudayaan timur sangat berbeda sekali dengan kebudayaan barat. Misalnya dalam hal adat istiadat sehari-hari.

5. Cermat dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran

Jika bersekolah diluar negeri dengan full scholarship, terkadang tidak perlu pusing perihal soal keuangan. Tetapi tetap saja diperlukan manajemen keuangan yang baik dalam hal pemasukan dan pengeluaran.

Rencana matang perlu diatur sebaik mungkin agar tidak defisit nantinya. Kika dapat dimungkinkan, magang atau melaksanakan part time dapat menambah kebutuhan keuangan yang diperlukan.

Categories: Kuliah, Pendidikan Tags: Tags:

Kebiasaan baik yang wajib dimiliki oleh Generasi Muda

No Comments
Kebiasaan baik yang wajib dimiliki oleh Generasi Muda

Globalmeschool- Generasi muda merupakan sosok yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, sebagai generasi muda kamu pun harus memiliki bekal agar bisa memberikan sumbangsih bagi bangsa. Bekal apa itu?

Mulai dari sekarang cobalah untuk memupuk sejumlah kebiasaan baik yang akan membawa manfaat di masa depan.

Cek kebiasaan baik yang harus dimiliki oleh generasi muda berikut ini.

-Berpikir Kritis

Digitalisasi membuat sebaran informasi begitu cepat. Menghadapi fenomena ini, sebagai generasi muda kamu harus memiliki pola pikir yang kritis agar bisa mengelola informasi dan data secara bijak. Di sisi lain kemampuan berpikir kritis juga berguna untuk melihat segala persoalan secara rasional hingga menghasilkan suatu solusi atau gagasan yang logis.

-Menghargai Perbedaan

Setiap orang terlahir dengan karakter dan pola pikir yang unik. Oleh karena itu kita tidak bisa memaksa orang lain untuk selalu setuju dengan pendapat kita. Di sinilah perlunya kita belajar untuk saling menghargai perbedaan, entah itu berbeda dalam hal keyakinan, karakter, sifat, maupun pola pikir.

-Hidup Mandiri

Kebiasaan baik selanjutnya yang harus ditumbuhkan sejak dini adalah sikap mandiri. Ingat, tak selamanya kita bisa bergantung kepada orang lain. Jadi sudah sepatutnya kalau kita melatih sikap mandiri mulai dari sekarang sebelum ada tanggung jawab yang lebih besar. Di sisi lain menumbuhkan sikap mandiri juga akan membuatmu lebih tangguh dalam menghadapi persoalan yang ada.

-Mengelola Waktu dengan Baik

Dalam hidup ada kalanya kita dituntut untuk menyelesaikan banyak hal dalam satu waktu. Supaya berhasil, kuncinya ada pada manajemen waktu yang baik. Kebiasaan mengelola waktu secara maksimal membuat pekerjaan dapat selesai tepat waktu.

-Kerja Keras

Pernah dengar pepatah, kerja keras tidak akan menghianati hasil? Ya, kalau kamu ingin mendapatkan hasil yang maksimal dan meraih kesuksesan, maka harus ada kerja keras di dalamnya. Pada dasarnya kerja keras dapat memberikan energi positif dan membuat seseorang pantang menyerah.

-Berolahraga

Kamu tidak akan bisa beraktivitas dengan maksimal kalau tidak memiliki tubuh yang sehat. Nah, supaya tubuh tetap bugar salah satu kuncinya adalah dengan rajin berolahraga.

Jika dilakukan dengan rutin, kebiasaan baik ini akan membawa sejumlah manfaat seperti membantu memperbaiki suasana hati, menjaga tekanan darah tetap stabil, dan meminimalisasi risiko stroke serta penyakit jantung.

-Makanan Olahan yang Sehat

Di samping olahraga, menjaga badan agar tetap bugar dan kuat juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi olahan yang sehat, seperti buah-buahan, sayur-mayur, susu, dan memperbanyak makanan yang mengandung protein.

-Jangan pernah berhenti belajarKebiasaan baik yang wajib dimiliki oleh Generasi Muda

Meskipun belajar itu kadang membosankan, suatu saat kamu akan mendapatkan manfaatnya. Bukan hanya untuk diri kamu sendiri namun juga orang lain. Karena dengan belajar, kamu bisa mendapatkan ilmu dan wawasan baru. Bukan hanya ilmu pengetahuan umum saja, namun juga wawasan tentang bagaimana cara bersikap baik kepada orang lain, saling menghargai atau juga bersikap tanggung jawab. Ini tidak bisa kita peroleh tanpa ada keinginan untuk mempelajari dari awal.
Dalam kondisi tertentu, belajar juga melatih kamu untuk mampu beradaptasi. Entah dengan perubahan hidup yang terjadi secara tiba-tiba, atau saat kamu menghadapi berbagai keterbatasan pada diri. Karena sejatinya, hidup tidak akan pernah berhenti memberikan kita pelajaran.

Itulah beberapa kebiasaan baik yang harus dimiliki kamu para Generasi Muda.

Categories: Pendidikan Tags: Tags:

5 Hal yang harus dipersiapkan sebelum Masuk Kuliah

No Comments
5 Hal yang harus dipersiapkan sebelum Masuk Kuliah

Globalmeschool– Tak terasa sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru, nih. Untuk kamu yang sudah lulus dari SMA, ini akan menjadi pengalaman pertamamu masuk dunia perkuliahan. Selamat ya! Well, memasuki dunia kuliah memang menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh kebanyakan orang. Meski terdengar menyenangkan, namun persiapan kuliah bisa menjadi satu hal yang cukup memusingkan. Karena pindah dari kehidupan SMA ke universitas merupakan fase baru yang pastinya berbeda banget dengan kebiasaan kita sebelumnya.

Oleh karena itu, sebagai mahasiswa baru, kita harus beradaptasi dengan kehidupan baru ini. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan untuk memulai kehidupan sebagai mahasiswa. Kami hadir dan merangkumnya untuk kamu nih calon mahasiswa baru! Simak 5 Hal penting yang harus dilakukan sebelum kuliah.

1. Persiapan Mental: Stop being passive!

Berhubung dunia perkuliahan yang akan dijalani berbeda banget dengan waktu SMA dulu, jadi mental Sobat Campuspedia harus diubah dulu nih. Mental ‘anak sekolah’ yang kita bawa selama 12 tahun, perlu diubah menjadi mental anak kuliahan. Salah satu hal penting yang harus digarisbawahi adalah ketika kita bersekolah, kita terbiasa ‘diberi’ dari sekolah. Hampir semua, mulai dari textbook yang seragam, pekerjaan rumah, ujian yang terjadwal, dan sebagainya. Tapi ketika jadi mahasiswa, kitalah yang harus aktif mencari tahu semua informasi yang ada di kampus. Jadi jangan pasif dan mulai persiapkan mental baja untuk menghadapi dunia perkuliahan ya guys!

2. Pelajari Tentang Jurusan dan Kampusmu

Masuk ke lingkungan baru membuat kita harus beradaptasi dengan dunia tersebut, termasuk dunia perkuliahan. Oleh karena itu, sebelum masuk kuliah, wajib hukumnya untuk mencari tahu apa hal-hal yang penting di jurusan dan kampusmu. Info yang didapat ini akan menjadi senjata yang membantu kita agar bisa beradaptasi dengan lebih mudah.

3. Membangun relasi dengan teman-teman di luar kelas

5 Hal yang harus dipersiapkan sebelum Masuk Kuliah

Tahu kan istilah anak kuliahan “kupu-kupu” (kuliah pulang-kuliah pulang)? Nah, saya sarankan sebisa mungkin untuk tidak jadi anak kuliahan yang kupu-kupu. Carilah kegiatan atau aktivitas di kampus yang bisa membuatmu berinteraksi dan berkenalan dengan teman-teman baru di luar kelas dan jurusanmu. Misalnya, ikut berbagai organisasi yang ada, seperti fotografi, berenang, pecinta alam, kerohanian, musik, dan lain sebagainya.

Kamu juga dapat mencoba ikut berperan aktif sebagai anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) atau menjadi pengurus di Himpunan Jurusan kamu. Dengan begitu, jaringan pertemananmu akan semakin luas. Kamu pun akan mengenal berbagai tipe anak kuliahan lainnya, dan bisa belajar banyak dari sana-sini, tentunya menyenangkan.

4. Kembangkan dirimu di luar kampus

Nah, selain sibuk di kampus, sah-sah saja kok kalau kamu sebagai anak kuliahan juga membangun dirimu di luar kampus. Misalnya saja dengan ikut kursus yang bisa menunjang diri untuk persiapan kariermu. Seperti kursus Bahasa Inggris atau Mandarin, karena kedua bahasa tersebut menjadi salah satu yang “wajib” kamu miliki untuk bisa bersaing pada saat mencari kerja.

Tak jarang Bahasa Inggris sekarang sudah menjadi salah satu persyaratan wajib pada saat melamar pekerjaan, lho. Mahir Bahasa Mandarin pun juga mendatangkan banyak keuntungan, karena perusahaan akan memberikan kamu gaji diatas rata-rata. Selain kursus, kamu juga bisa ikut berbagai komunitas yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Misalnya saja ikut karang taruna, atau bahkan bergabung organisasi sosial seperti PMI.

5. Ikut konferensi dan latihan kepemimpinan

Ikut konferensi atau latihan kepemimpinan untuk persiapan karier saat kuliah. Informasi berbagai konferensi dan latihan kepemimpinan yang bisa kamu ikuti sebagai anak kuliahan sekarang bisa didapatkan dengan mudah. Mungkin masih ada sebagian anak kuliahan yang berpikir, apa untungnya mengikuti kegiatan tersebut, dan mungkin kamu salah satunya. Ikut konferensi, baik nasional dan internasional tentunya akan membuka wawasanmu tentang berbagai hal. Banyak pembicara berkualitas yang siap berbagi pengalaman dan pedoman hidup mereka mereka. Selain itu, kamu juga bertemu dengan lebih banyak lagi orang dari latar belakang yang berbeda-beda.

Kamu pun bisa berlatih public speaking, atau keberanianmu dalam mengemukakan pendapat di muka umum, dan mendapat masukan tentang dirimu sendiri. Ini tentunya akan sangat berguna pada saat kamu bekerja dan menata jenjang karier nantinya, anak kuliahan. Dengan mengikuti latihan kepemimpinan, kamu dapat mengasah mental kepemimpinan kamu seperti leadership, membangun integritas, memanajemen orang lain, dan sebagainya. Ada banyak konferensi dan latihan kepemimpinan yang bisa kamu ikuti misalnya IYC (Indonesia Youth Conference), GLE (Global Leadership Experience), AUYA (Asia Urban Youth Assembly), dan lain sebagainya.

 

Categories: Pendidikan

Tips membangun karakter positif anak sejak usia dini.

No Comments
Tips membangun karakter positif anak sejak usia dini.

Selain menginginkan anaknya tumbuh menjadi generasi cerdas, setiap orang tua juga menginginkan anaknya memiliki karakter yang baik. dalam proses tumbuh kembangnya, anak belajar sesuatu melalui pengamatan terhadap sikap orang lain serta lingkungan. oleh karenanya, pola asuh serta cara mendidik orang tua berperan besar dalam pembentukan karakter anak. Bila orang tua menyampikan teladan yang baik serta menanamkan nilai-nilai positif, maka nantinya anak akan mempunyai karakter yang baik juga.

Ajarkan anak nilai positif pada saat TK

saat anak telah masuk TK (Taman Kanak-kanak), kemampuan berpikir anak akan semakin meningkat. Anak TK umumnya selalu bertanya serta memiliki rasa ingin memahami yang besar. di usia inilah waktu yang tepat untuk membekali anak pemahaman supaya berperilaku baik sesuai dengan yang di ajarkan orang tua.

Mengajarkan hal positif secara terus menerus

Berikan contoh kepada anak untuk berperilaku baik, misalnya ajarkan untuk terbiasa mengucapkan “Terimakasih” ketika diberikan sesuatu, “Tolong” ketika ingin meminta bantuan kepada orang lain, “Maaf” ketika melakukan atau untuk mengakui suatu kesalahanya.

Dan kita juga sebagai orang tua harus mencontohkan hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari, Misalnya “Nak, Tolong ambilkan buku” dan “Nak, ambilkan buku”, Kalimat tersebut memiliki maksud yang sama, namun di kalimat pertama terkesan lebih santun. Jika orang tua mengucapkan sesuatu menggunakan kalimat yang santun, maka anak pun akan mengikuti hal yang diucapkan orang tua.

Melakukan pengulangan dan peringatan

Menanamkan karakter positif pada diri anak tidaklah mudah. Pendidikan karakter wajib diajarkan terus menerus agar menjadi kebiasaan. Butuh kesabaran serta keuletan orang tua dalam membimbing dan menyampaikan, contoh agar karakter anak bisa terbentuk dengan sangat baik. Bahkan, pekerjaan ini pula mampu terus berlanjut sesuai bertambahnya usia anak. Mendidik anak Taman Kanak-kanak dengan anak yang mulai remaja tentu tidak sama, orang tua harus mengupdate berita berkaitan menggunakan pendidikan anak dan menerapkannya secara berkesinambungan.

Menyampaikan Koreksi

ketika anak melakukan hal yang tidak baik, orang tua sebaiknya memarahi dan menunjukkan kepadanya bagaimana perilaku yg benar. misalnya saat anak merebut mainan temannya, kita mampu mengingatkan pada anak bahwa perbuatan tersebut tidak baik, lalu mencontohkan cara meminta dengan sopan. dengan demikian, anak tidak merasa hanya disalahkan tetapi mereka juga akan mengerti sikap apa yang seharusnya dilakukan.

Konsisten

pada mendidik anak agar memiliki karakter positif, orang tua juga harus mempunyai sikap sinkron menggunakan yg diajarkan. Kekonsistenan jua harus didukung oleh semua pihak yang terlibat pada mendidik anak. misalnya Bila mak melarang A, usahakan ayah juga melakukan hal yg sama, sebagai akibatnya anak tidak merasa terdapat baku ganda yang membingungkan.

Tips membangun karakter positif anak sejak usia dini.

Setiap anak mempunyai kesempatan buat menjadi anak yg berperilaku baik serta santun pada kehidupan sehari-hari. Tugas orang tua artinya membimbing anak supaya dapat membangun karakter positifnya.

Categories: Pendidikan Tags: Tags: , ,