Tag: ptm

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Anak Mulai PTM

No Comments
Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Anak Mulai PTM

Semenjak Maret 2020, pelajaran dilaksanakan secara daring atau online. Observasi ini sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk menekan penyebaran covid-19 yang sedang marak saat itu. Melainkan tak disangka, Pelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini terus diberlakukan sampai tahun 2021. Selama pemakaian PJJ, ada sebagian kendala yang seharusnya dihadapi mulai dari, ketidaksiapan siswa dan guru melaksanakan pelajaran daring, belajar terasa jenuh dan membosankan sehingga pelajaran kurang tepat sasaran.

Sedangkan demikian itu, ada juga hikmah yang dapat dipetik oleh para orangtua selama pandemi ini, di mana mereka dapat menjadi lebih dekat dengan anaknya dan mengenal perkembangan anaknya dengan optimal. Orangtua seharusnya menunjang penuh apa yang dilaksanakan buah hati dan menyemangati mereka agar konsisten semangat belajar walaupun KBM online.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Anak Mulai PTM
Hal Yang Harus Dipersiapkan Saat PTM

Pengaplikasian PTM terbatas tak sama dengan sekolah awam, karena seharusnya mengamati protokol kesehatan dan menjaga keefektifitasan belajar. Teladan pelajaran yang diaplikasikan adalah blended learning. Tidak segala siswa dapat mengikuti PTM terbatas, tapi menggunakan metode rotasi. Penyelenggara juga seharusnya memenuhi tata tertib yang diatur pemerintah dalam melaksanakan PTM terbatas.

1. Menjaga Sistem Imun Buah Hati

Untuk menjaga kekebalan imun buah hati, dapat didapatkan dari mencukupi keperluan vitamin, mineral, dan gizi pada buah hati. Konsumsi buah dan sayur dengan rutin dan minum air putih yang cukup setiap harinya. Tidak lupa tambahan suplemen multivitamin yang mengandung antioksidan tinggi untuk menjaga metode imun.

2. Aturan Sekolah yang Siap

Pastikan sekolah buah hati Anda sudah siap dengan tata tertib dan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya juga. Aturan seperti screening protokol kesehatan, penilaian temperatur tubuh, pemakaian 3M, dan sebagainya seharusnya siap dan ketat. Semua seharusnya dipastikan sehat dan tak menjadi carrier atau memiliki penyakit komorbid. Kapasitas siswa dalam kelas dapat dibatasi dan dikurangi sampai 25%.

3. Guru yang Sigap

Pastikan di sekolah guru berperan aktif dan sigap untuk buah hati-buah hati Anda. Guru dapat berperan sebagai petugas kesehatan bagi siswa. Di sekolah seharusnya mengembangkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan isi stok obat-obatan generik untuk keperluan siswa dan guru sendiri.

Dapat juga memanfaatkan layanan telemedicine untuk berkonsultasi dengan dokter dan layanan apotek komputerisasi. Ini dapat menjadi pilihan solusi bagi sekolah yang kurang mampu menghadirkan tenaga medis lantas.

4. Sekolah Sudah Melakukan Simulasi

Simulasi sebelum memulai sekolah secara tatap muka adalah hal yang seharusnya dilaksanakan oleh sekolah. Observasi ini seharusnya diikuti oleh segala tenaga pendidikan seperti kepala sekolah dan guru dan juga para karyawan sekolah.

Simulasi dilaksanakan untuk mempersiapkan mental belajar tatap muka (sekolah offline) di sekolah. Pastikan segala protokol kesehatan dimengerti dan dilaksanakan dengan baik oleh setiap warga sekolah.

5. Jam Sekolah

Tidak jam masuk dan jam pulang sekolah buah hati Anda. Sekolah seharusnya membikin jam bertahap. Observasi ini dilaksanakan untuk menghindari penumpukan siswa saat datang dan pulang sekolah. Penjagaan gerbang sekolah juga seharusnya dengan pengawasan ketat. Tidak boleh sampai ada kerumunan di gerbang sekolah.

6. Pendataan Yang Jelas

Pastikan sudah ada pendataan dan tracking yang terang bagi siswa sekalian orang-orang yang tinggal bersama siswa. Pemetaan kepada risiko siswa dan orangtua siswa dengan komorbid. Atau juga siswa yang tinggal bersama lansia dengan komorbid.

Untuk buah hati dengan kerabat atau buah hati tersebut sendiri memiliki komorbiditas atau penyakit kronik dianjurkan konsisten belajar secara online (daring) saja. Sebelum sekolah dibuka juga segala siswa, guru, dan karyawan sekolah seharusnya melaksanakan percobaan swab COVID-19.

7. Ajari Anak Kebersihan saat di Luar Rumah

Latih buah hati Anda agar tak lupa menggunakan dan membuang masker dengan benar sekalian menyiapkan masker cadangan. Ingatkan untuk tak menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum benar-benar mencuci tangan.

Dirjen PAUD : PTM Untuk PAUD 100% Aman

No Comments
Dirjen PAUD : PTM Untuk PAUD 100% Aman

Pemerintah Indonesia saat ini terus melakukan penyesuaian kebijakan dalam upaya mengoptimalkan pemulihan layanan pendidikan dimasa Pandemi ini. Sejauh yang kita lewati selama masa Covid-19, semua fasilitas pendidikan beralih ke sistem pendidikan online.

Dirjen PAUD : PTM Untuk PAUD 100% Aman

Hal ini membuat peserta didik juga para staff guru kebingungan dalam hal pembelajaran. Tak sedikit juga yang mengeluhkan fasilitas pembelajaran online karena dianggap kurang efektif.

PTM 100% Aman

Menurut Dirjen Paudikdasdikmen (Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah), Kemendikbudristek Jumeri, bahwa pihaknya mengajak peserta didik untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang 100% aman. “Caranya dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan SKB empat menteri yang sudah diterbitkan,” Jelas Dirjen Jumeri di Jakarta, Selasa (14/6).

Jumeri mengatakan, Kemendikbudristek memberi pilihan kepada satuan pendidikan untuk memilih kurikulum pembelajaran yang paling tepat serta memberi kelonggaran atas penggunaan dana BOS. Yang mana dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan primer selama masa pandemi Covid-19.

Pemulihan Pendidikan Sesuai SKB 4 Menteri

“Bersama kementerian terkait secara intensif kita harus terus melakukan pembinaan umum dan teknis sesuai kewenangan untuk meningkatkan dan menguatkan kapasitas pemda dalam melaksanakan pemulihan pendidikan di masa pandemi Covid-19 sesuai dengan SKB 4 Menteri,” Ujarnya.

Kerjasama Penting Untuk Medukung PTM

Sri Purwaningsih juga mengajak para kepala daerah untuk bekerjasama dan mendukung kementerian dalam pelaksanaan pembelajaran serta pendidikan yang aman bagi pesertanya di masa pandemi Covid-19. Hal itu bertujuan untuk mencapai pemenuhan layanan pendidikan bagi semua warga negara terutama bagi anak usia PAUD di daerah pelosok

Apa pentingnya pendidikan anak usia dini?

Pemerintah memandang pentingnya pendidikan usia dini sebagai titik sentral untuk membangun pondasi dasar kepribadian anak, demi menjadi manusia yang beradab di masa mendatang. Selain itu, berikut adalah beberapa hal yang menunjukkan pentingnya pendidikan anak usia dini.

Otak Anak Jadi Lebih Efektif

Pendidikan anak usia dini dapat mengembangkan kapasitas dan efektifitas otak anak. Hal ini dikarenakan kegiatan belajar di PAUD dapat merangsang perkembangan otak anak agar semakin optimal

Anak Siap Kejenjang Pendidikan Selanjutnya

Pendidikan usia dini bisa menjadi bekal bagi anak untuk lebih siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Karena anak terbiasa belajar dan mengikuti aturan yang ada.

Membentuk Kepribadian Positif Pada Anak

Anak yang mendapatkan pendidikan sejak usia dini memiliki resiko lebih kecil untuk terlibat dengan masalah. Pendidikan anak usia dini menanamkna sikap positif seperti anak berkata jujur, disiplin dan lebih bisa bersosialisai dengan lingkungan baru.

Categories: Pendidikan Tags: Tags: , ,