Metode Pembelajaran Di Kelas Agar Lebih Menarik

No Comments
Metode Pembelajaran Di Kelas Agar Lebih Menarik
Metode Pembelajaran Di Kelas Agar Lebih Menarik

Pada umumnya, proses belajar dan mengajar di dalam kelas selalu identik dengan guru sebagai pembicara utama dan siswa hanya pasif sebagai pendengar. Guru juga selalu dapat stereotip sebagai sosok yang kaku, dan disiplin ketat. Hingga tidak jarang prosesi pahlawan tanpa tanda jasa ini dan juga proses belajar mengajar dianggap monoton dan membosankan.

Padahal, sebenarnya metode mengajar memiliki peran penting situs judi slot online dalam mempengaruhi hasil dari proses belajar di dalam kelas. Tentu saja guru yang bertindak sebagai fasilitator juga memiliki peranan yang penting dalam menyajikan materi pembelajaran kepada siswa di setiap harinya. Karena jika siswa bersemangat dalam menerima dan mengikuti proses belajar maka hasilnya nanti akan lebih baik.

Lalu, seperti apakah metode belajar yang menarik bagi para siswa? Untuk saat ini model pembelajaran kreatif telah banyak berkembang dan juga berinovasi. Sudah banyak juga model pembelajaran kreatif yang bisa menjadi referensi untuk meningkatkan minat belajar pada anak. Berikut adalah beberapa referensi yang dapat diterapkan saat nanti pembalajaran tatap muka telah dilakukan kembali.

1. Belajar dengan Media Meme

Dikutip dari buku “Memes in Digital Culture”, karya Limor Shifman, Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya.

Biasanya, meme slot terbaru ini banyak digemari oleh semua kalangan sebagai hiburan karena gambar dan kata-katanya yang biasanya memang mengandung komedi. Nah, pendekatan pembelajaran dengan siswa bisa loh menggunakan media meme agar terkesan lebih santai dan tidak membosankan namun tetap tersampaikan dengan jelas materi pembelajarannya.

2. Masukkan Clue atau Misteri Dalam Pelajaran

Anak-anak identik dengan rasa ingin tahu yang begitu besar, nah, hal ini dapat anada manfaatkan untuk memancing ketertarikan dan minat siswa pada kelas selanjutnya.

Caranya adalah dengan memasukkan clue atau misteri pada akhir pelajaran, bisa dengan tebak-tebakan kira-kira apa yang akan dibahas di materi selanjutnya jika melihat dan mendengar clue yang anda berikan. Cara ini juga ampuh untuk melihat seberapa besar antusias siswa dalam menantikan materi selanjutnya.

3. Jadikan Kelas Lebih Interaktif

Untuk menghindari kesan monoton saat kelas, anda dapat membuat diskusi kecil di tengah-tengah materi agar semua siswa dapat lebih aktif dalam menerima pelajaran yang diberikan. Hal ini juga baik untuk melatih kemampuan siswa dalam berbicara di depan umum.

Nah, diatas adalah beberapa model inspirasi pembelajaran kreatif yang bisa anda terapakan untuk memotivasi anak belajar lebih giat. Jadi, model pembelajaran apa yang anda pilih untuk mengajar siswa saat semua sudah normal kembali?

Pengertian Model Pembelajaran Picture And Picture

No Comments
Pengertian Model Pembelajaran Picture And Picture

Pengertian Model Pembelajaran Picture And Picture – Walaupun saat ini kita berada di era teknologi canggih , namun dunia pendidikan tidak pernah luput dari peran seorang guru atau pendidik yang telah berjuang keras dalam mencerdaskan bangsa Indonesia.

Salah satu pernah dari guru adalah mengelola pembelajaran dikelas dengan efektik untuk bisa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditargetkan. Cara yang diterapkan pun cukup beragam , salah satunya yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Picture And Picture.

Model pembelajaran Picture And Picture merupakan salah satu dari berbagai jenis pembelajaran inovatif yang saat ini banyak digunakan oleh para guru dalam KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ).

Jika kalian sedang memikirkan model pembelajaran yang tepat untuk digunakan , ada baiknya simak artikel ini hingga habis yang barangkali model Picture And Picture bisa menjadi model yang sesuai untuk kalian terapkan dalam menyampaikan suatu materi dalam kelas.

Pengertian Model Pembelajaran Picture And Picture

Model Pembelajaran Picture And Picture merupakan sebuah model pembelajaran yang memanfaatkan gambar yang di dalamnya terdapat aktifitas untuk memasang atau mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis.

Dengan demikian , jenis model pembelajaran ini berfokus pada gambar sebagai media utamanya dalam proses berlangsungnya pelajaran. Jadi para guru harus mempersiapkan Slot Online Gampang Menang gambar gambar yang akan digunakan sebelum proses pembelajaran berlangsung. Gambar gambar tersebut nantinya bisa disajikan dalam bentuk kartu atau lainnya sesuai inovasi sang guru.

Kelebihan Model Pembelajaran Picture And Picture

  • Materi yang diajarkan lebih terarah karena pada awal pembelajaran guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai dan materi secara singkat terlebih dahulu.
  • Siswa lebih cepat menangkap materi ajar karena guru menunjukkan gambar-gambar mengenai materi yang dipelajari.
  • Dapat meningkat daya nalar atau daya pikir siswa karena siswa disuruh guru untuk menganalisa gambar yang ada.
  • Dapat meningkatkan tanggung jawab siswa, sebab guru menanyakan alasan siswa mengurutkan gambar.
  • Pembelajaran lebih berkesan, sebab siswa dapat mengamati langsung gambar yang telah dipersiapkan oleh guru.

Kekurangan Model Pembelajaran Picture And Picture

  • Sulit menemukan gambar-gambar yang bagus dan berkulitas serta sesuai dengan materi pelajaran.
  • Sulit menemukan gambar-gambar yang sesuai dengan daya nalar atau kompetensi siswa yang dimiliki.
  • Baik guru ataupun siswa kurang terbiasa dalam menggunakan gambar sebagai bahan utama dalam membahas suatu materi pelajaran.
  • Tidak tersedianya dana khusus untuk menemukan atau mengadakan gambar-gambar yang diinginkan.

Tantangan Dunia Pendidikan Di Masa Pandemi Covid-19

No Comments
Tantangan Dunia Pendidikan

Tantangan Dunia Pendidikan – Kehadiran pandemi covid-19 di beberapa negara dunia termasuk Indonesia memang telah memberikan gambaran atas kelangsungan dunia pendidikan di masa depan melalui bantuan teknologi. Namun teknologi tak sepenuhnya dapat menggantikan peran para pengajar seperti guru , dosen ataupun interaksi antar pelajar dan pengajar sebab edukasi bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerja sama, serta kompetensi.

Tantangan Dunia Pendidikan Menurut Nizam

Memasuki masa pandemi covid seperti saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan. Setidaknya begitulah yang dikatakan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam di acara Medan International Conference on Energy and Sustainability.

“Saat ini pandemi menjadi tantangan dalam mengembangkan kreativitas terhadap penggunaan teknologi, bukan hanya transmisi pengetahuan, tapi juga bagaimana memastikan pembelajaran tetap tersampaikan dengan baik,” tutur Nizam.

Nizam melanjutkan bahwa tantangan ini harus dijadikan sebagai kesempatan bagi semua tentang bagaimana penggunaan teknologi dapat membantu membawa mahasiswa dan pelajar menjadi kompeten di abad ke 21. Menurutnya , keterampilan paling penting di abad 21 adalah self-directed learning atau pembelajar mandiri sebagai outcome dari edukasi.

Selain itu ia juga menganggap jika masa pandemi dapat melatih serta menanamkan kebiasaan menjadi pembelajar mandiri melalui berbagai kelas online atau webinar yang diikuti oleh baik oleh pelajar ataupun mahasiswa. Mahasiswa dapat bekerja sama dengan yang lainnya untuk menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran serta menghadapi permasalahan nyata yang ada

Tak lupa ia juga menjelaskan jika situasi seperti saat ini bukanlah hanya sekedar tantangan bagi para mahasiswa saja, namun juga bagi dosen untuk menyampaikan informasi pelajaran dengan baik sehingga mahasiswa dapat memahami materi pembelajarannya.

Kondisi pandemi covid-19 membuat para pemangku kebijakan di bidang pendidikan untuk dapat menyesuaikan diri dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penyesuaian tersebut diwujudkan melalui kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM), dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di luar program studinya.

Adapun kegiatan pembelajaran di luar program studi yang dimaksud adalah relawan pengendalian Covid-19 (RECON), KKN Tematik, Mengajar Dari rumah (MDR), dan Permata Sakti. Hingga saat ini sudah ada ratusan ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia yang telah mengikuti program tersebut.